Hubungan Pemahaman Diri Terhadap Rasa Tanggung Jawab: Sebuah Survey Pada Anak Usia Dini Di Kota Surabaya

Authors

  • Virginia Wulan Kurniasih Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
  • Fifi Khoirul Fitriyah Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
  • Muhammad Thamrin Hidayat Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
  • Sunanto Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.33086/cej.v2i2.1672

Keywords:

Pemahaman Diri, Tanggung Jawab, Anak Usia Dini

Abstract

ABSTRAK : Sosial emosional merupakan salah satu aspek perkembangan anak usia dini yang penting mendapat perhatian, termasuk pada permasalahan pemahaman diri dan tanggung jawab. Meskipun sudah banyak penelitian yang mengkaji kaitan antara dua variabel tersebut, namun kajian untuk subjek anak usia dini masih terbatas. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji hubungan antara pemahaman diri dan tanggung jawab pada anak usia dini. Penelitian ini merupakan survey di Kecamatan Tenggilis, Kota Surabaya, yang melibatkan 134 anak usia dini. Alat pengumpul data menggunakan angket. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pemahaman diri dan rasa tanggung jawab anak usia dini. Kontribusi penelitian ini adalah sebagai asesmen awal dalam pembelajaran anak usia dini khususnya pada pengembangan aspek sosial emosional.

ABSTRACT : Social emotional is one aspect of early childhood development that is important to get attention, including the problems of self-understanding and responsibility. Although there have been many studies examining the relationship between these two variables, studies for the subject of early childhood are still limited. The purpose of this study was to examine the relationship between self-understanding and responsibility in early childhood. This research is a survey in Tenggilis District, Surabaya City, which involved 134 early childhood children. The data collection tool uses a questionnaire. The results showed that there was a significant relationship between self-understanding and feelings of responsibility in early childhood. The contribution of this research is as an initial assessment in early childhood learning, especially in the development of the social emotional aspects.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adywibowo, I. P. (2010). Memperkuat Kepercayaan Diri Anak Melalui Percakapan

Referensial. Jurnal Pendidikan Penabur, 9(15), 37-49.

Aisyah, A., Nusantoro, E., & Kurniawan, K. (2014). Meningkatkan Tanggung Jawab Belajar Melalui Layanan Penguasaan Konten. Indonesian Journal of Guidance and Counseling, 3(3), 44–50.

Aviani, S., Azizah, N., Hastuti, D., & Sciences, C. (2019). The Influence of Maternal Acceptance-Rejection and Adolescents Self Esteem to Bullying Behavior Junior High School Students. 04(01), 12–25.

Biro, F. M., D, M., Striegel-moore, R. H., Ph, D., Franko, D. L., Ph, D., Padgett, J., Ph, D., Bean, J. A., & Ph, D. (2006). Self-Esteem in Adolescent Females. 39, 501–507. https://doi.org/10.1016/j.jadohealth.2006.03.010

Bjerke, H. (2009). Children as ‘ differently equal ’ responsible beings : Norwegian children ’ s views of responsibility. https://doi.org/10.1177/0907568210371987

Bosacki, S. L. (2014). A Longitudinal Study of Children ’ s Theory of Mind , Self-Concept , and Gender-Role. 6(2), 213–228.

Bruno, U. D. O. (2014). The Role of the Teacher in Improving Students Self Esteem. 3(1), 47–53. https://doi.org/10.6007/IJARPED/v3-i1/615.

Cahyaningrum, Eka Sapti., Sudaryanti., & Nutanio Agus Purwanto. (2017). Pengembangan Nilai Nilai Karakter Anak Usia Dini Melalui Pembiasaan Dan Keteladanan. Jurnal Pendidikan Anak Vol 6, No2 DOI: https://doi.org/10.21831/jpa.v6i2.17707.

Ellis, Marsh & Richards. (2002). Self-Description Questionnair (SDQ). Jurnal Education Psychology for learning and teaching http://edweb.uws.edu.au/self/

Erfita, Fera., Irawan Suntoro., & Hermi Yanzi. (2018). Pengaruh Iklim Sekolah dan Konsep Diri Terhadap Pembentukan Sikap Tanggung Jawab. Buletin Psikologi Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada Volume 23, No. 2.

Fitriyah, F. K. (2019). PENGARUH PERILAKU AGRESIF PADA ANAK USIA DINI TERHADAP KECEMASAN DAN EMPATI. Education and Human Development Journal, 4(1), 95-102. https://doi.org/10.33086/ehdj.v4i1.1088.

Fitriyah, F. K. (2019). PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL GOBAK SODOR DALAM BIMBINGAN KELOMPOK TERHADAP PENINGKATAN INTERAKSI SOSIAL ANAK AUTIS. Education and Human Development Journal, 4(2), 13-20. https://doi.org/10.33086/ehdj.v4i2.1293.

Hasiana, Isabela. (2020). Peran Keluarga dalam Pengendalian Perilaku Emosional pada Anak Usia 5-6 Tahun. Jurnal Pendidikan Anak, 2(1), 24-33. https://doi.org/10.33086/cej.v2i1.1538.

Hastuti Dwi. (2016). Strategi Pengembangan Harga Diri Anak Usia Dini. JPSD : Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 2, No. 2 https://doi.org/10.16309/j.cnki.issn.1007-1776.2003.03.004.

Hosogi, M., Okada, A., Fujii, C., Noguchi, K., & Watanabe, K. (2012). Importance and usefulness of evaluating self- esteem in children. 1–6.

Ikiz, F. E., & Savi, F. (2010). Perceived social support and self-esteem in adolescence. 5, 2338–2342. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2010.07.460

Jawab, P. T., & Saputra, Y. B. (n.d.). the Effect of Responsibility on Self-Believing Task of Class Iv. 431–438.

Kazemi, Y. (2017). h c v i o e f h c v i o e f. 11(4). https://doi.org/10.5812/ijpbs.5850.Original

Lickona, Thomas. (2013). Mendidik Untuk Membentuk Karakter: Bagaimana Sekolah Dapat Mengajarkan Sikap Hormat Dan Tanggung Jawab, Penerjemah, Jumu Abdu

Wamaungo. Jakarta: Bumi Aksara.

Mann, M. M., Hosman, C. M. H., Schaalma, H. P., & Vries, N. K. De. (2004). Self-esteem in a broad-spectrum approach for mental health promotion. 19(4), 357–372. https://doi.org/10.1093/her/cyg041

Masselink, M. (2017). Self-esteem in Early Adolescence as Predictor of Depressive Symptoms in Late Adolescence and Early Adulthood : The Mediating Role of Motivational and Social Factors. Journal of Youth and Adolescence. https://doi.org/10.1007/s10964-017-0727-z

Mayberry, W. (1989). Self-Esteem in Children: Considerations for Measurement and Intervention. 729–734.

Nur’aini, S. (2018). Hubungan Antara Kepercayaan Diri Dengan Kemandirian Siswa Mts Ma ’ Arif Durensewu.

Phajane, M. H. (2014). Exploring the Roles and Responsibilities of Early Childhood Teachers. 5(10), 420–424. https://doi.org/10.5901/mjss.2014.v5n10p420

Praptiani, S. (2013). Pengaruh Kontrol Diri Terhadap Agresivitas Remaja Dalam Menghadapi Konflik Sebaya dan Pemaknaan Gender.Jurnal Sains dan Praktik Psikologi. Magister Psikologi UMM, 1 (1), 01-13.

Reizer, H. & Mikulincer, M. (2007). Mental Representation of Caregiving (MRC). Journal of Individual Differences http://www.mnstate.edu/nickell/help20.htm

Review, M., & Access, O. (2017). International Journal of Psychology & Behavior Analysis Open Access The Development of Self Esteem in Children : Systematic Review and. 3.

Rohyati. 2015. Peningkatan Sikap Tanggung Jawab Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Metode Proyek Di Tk Tunas Ibu Kalasan. Skripsi universitas negeri yogyakarta.

Siswa, S., Sungaiselan, J. R., & Kec, D. (2016). Program Layanan Bimbingan Klasikal untuk Meningkatkan. 5(1), 25–26.

Syam, A. (2017). Pengaruh Kepercayaan Diri ( Self Confidence ) Berbasis Kaderisasi Imm Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa (Studi Kasus Di Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Parepare). 5, 87–102.

Thahir, A. (2017). Peningkatkan Konsep Diri Positif Peserta Didik di SMP Menggunakan Konseling Individu Rational Emotive Behavior Therapy ( REBT ) (2), 47–64.

Wray-lake, L., & Syvertsen, A. K. (2011). The Developmental Roots of Social Responsibility in Childhood and Adolescence. 134, 11–25. https://doi.org/10.1002/cd.

Yaumi, Muhammad. (2014). Pendidikan karakter landasan, pilar dan implementasi. Jakarta: Prenadamedia Group.

Published

2020-08-27

How to Cite

Kurniasih, V. W., Fitriyah, F. K., Hidayat, M. T., & Sunanto. (2020). Hubungan Pemahaman Diri Terhadap Rasa Tanggung Jawab: Sebuah Survey Pada Anak Usia Dini Di Kota Surabaya. Child Education Journal, 2(2), 98-105. https://doi.org/10.33086/cej.v2i2.1672