Pengembangan Dongeng Antik (Anti Kekerasan) Sebagai Upaya Mengenalkan Nilai-Nilai Moral bagi Anak Usia Dini

Authors

  • Gaharani Saraswati STKIP Sebelas April
  • Ajeng Sri Hikmayani STKIP Sebelas April
  • Dedi Irawan STKIP Sebelas April

DOI:

https://doi.org/10.33086/cej.v2i1.1533

Keywords:

Dongeng, Kekerasan, Anak Usia Dini

Abstract

ABSTRAK : Melalui penelitian ini, peneliti mengembangkan sebuah buku dongeng Anti Kekerasan (Antik) untuk mengenalkan nilai-nilai moral kepada anak. Buku Dongeng Antik merupakan sebuah buku berbentuk pop-upberisi teladan bagi anak. Buku ini dikembangkan dalam penelitian ini adalah buku Dongeng Antik seri kekerasan fisik dengan judul “Sayang Teman”. Nilai-nilai moral yang dikenalkan dalam buku Dongeng Antik “Sayang Teman” ini yaitu berkaitan dengan perilaku buruk dan baik. Perilaku buruk dalam buku Dongeng Antik ini digambarkan ke dalam beberapa bentuk kekerasan fisik seperti memukul, menendang, dan mendorong teman. Perilaku baik digambarkan melalui tindakan melerai teman yang berkelahi, mengakui kesalahan, dan meminta maaf. Tujuan penelitian ini antara lain menghasilkan buku Dongeng Antik untuk mengenalkan nilai-nilai moral anak usia dini, mengetahui kelayakan buku Dongeng Antik untuk mengenalkan nilai-nilai moral anak usia dini, dan mengetahui keefektifan buku DongengAntikuntuk mengenalkannilai-nilai moral anak usia dini.Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah penelitian dan pengembangan (research and development).Penelitian ini dilaksanakan dalam empat tahap yaitu define, design, development, dan dissemination. Subjek penelitian ini adalah siswa TK kelompok B di kabupaten Sumedang. Analisis data kombinasi dengan tipe Convergent Parallel Mixed Methodsdigunakan untuk mengetahui keefektifan Dongeng Antik dalam mengembangkan nilai-nilai moral anak usia dini. Berdasarkan hasil ujicoba lapangan, efektivitas Dongeng Antik “Sayang Teman” adalah sebesar 0,74 termasuk ke dalam kategori tinggi.Peneliti merekomendasikan kepada guru dan orang tua agar mau menjadi pendengar dan teman yang baik bagi anak-anak, sehingga mereka lebih terbuka dan merasa dihargai.

ABSTRACT : Through this research, researchers developed an Anti Kekerasan (Antik) fairy tale book to introduce moral values to children. Antik fairy tale book is a pop-up book containing model for children. The book developed in this study is the Antik fairy tale series of phisical violence with the title “Sayang Teman”. Moral values introduced in the book Antik “Sayang Teman” is related to bad and good behavior. Bad behavior in the Antik fairy tale book is  illustrated into several forms of physical violenve such as hitting, kicking, and encouraging friends. Good behavior is described through the act of breaking up a friend who is fighting, admitting, a mistake and apologizing.  The objectives of this research include producing Antik fairy tales books to introduce moral values ​​of early childhood, knowing the feasibility of Antik fairy tales books to introduce moral values ​​of early childhood, and knowing the effectiveness of Antik fairy tales books to introduce moral values ​​of early childhood. The method used in this research is research and development. This research was carried out in four stages namely define, design, development, and dissemination. The subjects of this study were group B kindergarten students in sumedang district.  Based on the results of field trials, the effectiveness of the Antik”Sayang Teman”  fairy tale is 0.74 included in high category. Based on the results of field trials, the effectiveness of the Antik”Sayang Teman”  fairy tale is 0.74 included in high category. The researcher recommendeds that teachers and parents want to be good listeners and friends to children, so they are more open and feel valued.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Asri, B., (2004). Karakteristik siswa. Bahan Ajar Kuliah. Yogyakarta: Fakultas Ilmu Pendidikan UniversitasNegeri Yogyakarta.

Abbasi, M.A., Saeidi, M., Khademi, G., Hoseini, B. L., & Moghada, Z. E. (2015). Child Maltreatment in The Worldwide: A Review Article. International Journal Pediatrics. Vol.3, N.1-1, Serial No.13: 353-365

Ahyani, L. N. (2010). Metode Dongeng dalam Meningkatkan Perkembangan Kecerdasan Moral Anak Usia Prasekolah . Jurnal Psikologi Universitas Muria Kudus, 1(1): 24-32

Al-Somadi, M. M. F. (2012). The Effect of A Story – Based Programme on Developing Moral Values at The Kindergarten Stage . Interdisciplinary Journal of Contemporary Research In Business, 4 (7): 534–559.

Ananda, R. (2017). Implementasi Nilai-Nilai Moral dan Agama pada Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1: 19–31.

Fitriyah, F. K. (2017). Reducing Aggressive Behavior Using Solution-Focused Brief Counseling (SFBC). JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia), 2(2): 34–39. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.26737/jbki.v2i2.254

Fitriyah, F. K. (2019). Pengaruh Perilaku Agresif pada Anak Usia Dini terhadap Kecemasan dan Empati. Education and Human Development Journal, 3(1): 96–102. https://doi.org/https://doi.org/10.33086/ehdj.v4i1.1088

Fitriyah, F. K., & Purwoko, B. (2018). Youth narcissistic and aggression: A challenge for guidance and counseling service in University. Proceedings of The 1st International Conference on Education Innovation (ICEI 2017): 109–111. https://doi.org/10.2991/icei-17.2018.29

Purwoko, B., & Fitriyah, F. K. (2018). Anger Management in Adolescents Behind Romantic Breakup: Implementation of Solution-Focused Brief Therapy. Proceedings of The 1st International Conference on Education Innovation (ICEI 2017): 47–50. https://doi.org/10.2991/icei-17.2018.13

Fitroh, S. F., & Sari, E. D. N. (2015). Dongeng sebagai Media Penanaman Karakter pada Anak Usia Dini. Jurnal PG PAUD Trunojoyo, 2(2): 76-149.

Habsy, B. A., Hidayah, N., Lasan, B. B., Muslihati, M., & Fudholi, A. (2019). The Development Model of Semar Counselling to Improve the Self-Esteem of Vocational Students with Psychological Distress. International Journal of Emerging Technologies in Learning (iJET), 14(10): 132-149.

Lansdown, G. (2011). Every Child’s Right To Be Heard (Resource Guide On the UN Committee On The Right of The Child General Comment No. 12. United Kingdom: Save the Children UK

Mursid. (2015). Belajar dan Pembelajaran PAUD. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Rahim, H., & Rahiem, M. D. H. (2012). The Use of Stories as Moral Education for Young Children. International Journal of Social Science and Humanity, 2(6): 454-458.

Safitri, M. (2019). Selama 2019, KPAI Terima Kausus Kekerasan Anak. online. https://jabar.idntimes.com/news/indonesia/marisa-safitri-2/kpai-kekerasan-anak-paling-banyak-terjadi-dalam-pengasuhan-regional-jabar/full/ diakses tanggal 31 Desember 2019.

Saputri, E., Y., & Astuti, H. P. (2019). Psychological Violence on Early Age Children Reviewed from Family Type in Welahan Village, Jepara Regency. Early Childhood Education Papers, 8(1): 1-6.

Santrock, J. W. (2011). Perkembangan Masa Hidup. Jakarta: Erlangga.

Sesmiarni, Z. (2019). The Effective Moral Education On Early Childhood As An Effort Against Immoral Culture . Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(2): 561-569.

Soetjiningsih, C. H. (2014). Perkembangan Anak: Sejak pembuahan sampai dengan kanak-kanak akhir. Jakarta: Prenada.

Sugijokanto, S. (2014). Cegah Kekerasan pada Anak. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian dan Pengembangan (Research and Development/ R&D). Bandung: Alfabeta.

Susanto, A. (2014). Perkembangan Anak Usia Dini. Jakarta: Kencana.

Yuniati, A., Suyahmo., & Juhadi. (2017). Perilaku Menyimpang dan Tindak Kekerasan Siswa SMP di Kota Pekalongan. Journal of Educational Social Studies (JESS), 1: 1-6.

Downloads

Published

2020-06-30

How to Cite

Saraswati, G., Hikmayani, A. S., & Irawan, D. (2020). Pengembangan Dongeng Antik (Anti Kekerasan) Sebagai Upaya Mengenalkan Nilai-Nilai Moral bagi Anak Usia Dini. Child Education Journal, 2(1), 10–23. https://doi.org/10.33086/cej.v2i1.1533