##plugins.themes.bootstrap3.article.main##

ID Ita Nur Rahma MY Nur Salsabila Kamarudin

Abstract

Electronic waste is waste containing Hazardous and Toxic Materials (B3). Heavy metals such as lead and cadmium can acidify the soil, reduce its quality for agriculture, and threaten microorganisms that are important for soil ecology. Descriptive method, by collecting information from various written sources to describe the impact of electronic waste on the soil in depth. Sorting of electronic waste that can be recycled from that which cannot be reused. Sorting is done based on the characteristics of each component. After sorting, electronic components are dismantled using techniques such as Desoldering to separate valuable parts. Furthermore, electronic waste is crushed into small sizes and separated based on density and magnetic properties to obtain recyclable materials. In the final stage of electronic waste management, namely the Hydrometallurgy stage where valuable metals are extracted using chemical solutions, followed by refining to produce pure metals. Electronic waste management includes sorting, desoldering, crushing, and hydrometallurgy. Implementing this management method effectively and an integrated approach with government regulations, we can create an efficient electronic waste management system.

Downloads

Download data is not yet available.

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##

How to Cite
Rahma, I. N., & Kamarudin, N. S. (2024). The impact of electronic waste on land and its management efforts . Environmental and Toxicology Management, 4(3), 23–27. https://doi.org/10.33086/etm.v4i3.7097
Section
Articles
Electronic Waste, Soil Pollution, Management

References

Ananda, A. F. (2021). Efektivitas peraturan pemerintah nomor 101 tahun 2014 tentang pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun di pt. multiguna lestari abadi kelurahan selensen kecamatan kemuning kabupaten indragiri hilir [Doctoral dissertation, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU].

Awasthi, A. K., & Li, J. (2017). An overview of the potential of eco-friendly hybrid strategy for metal recycling from weee. Resources, Conservation and Recycling, 126, 228–239.

Haris, R., Sartika, S., Subair, N., Tarigan, F. L. B., Nur, S., Rukmana, A. Y., & Syamsul, H. (2023). Digitalpreneur berwawasan lingkungan.

Jafar, A. I., Sarker, I., Nuha, N. K., Rahman, S., Roy, N., Aktar, T., Tarifuzzaman, M., & Islam, M. M. (2023). Optimizing e-waste recycling through categorization. 2023 5th International Conference on Sustainable Technologies for Industry 5.0 (STI), 1–5.

Komarudin, A., Rosmajudi, A., & Hilman, A. (2023). Implementasi kebijakan dalam pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga di kecamatan indihiang kota tasikmalaya. Indonesian Journal Of Education and Humanity, 3(4), 41–49.

Kurniawati, D., Kholidah, F., Negarawati, R. G. M., Febriyanti, V. D., & Radianto, D. O. (2024). Pengelolaan limbah sampah rumah tangga sebagai upaya pelestarian lingkungan hidup. Jurnal Wilayah, Kota Dan Lingkungan Berkelanjutan, 3(1), 72–83.

Laili, F. (2021). Analisa kualitas air lindi dan potensi penyebarannya ke lingkungan sekitar tpa gunung tugel kabupaten banyumas.

Lazar, B. B. (2015). Potensi calotropis gigantea, willd sebagai fitoremediator logam berat kadmium (cd) [Doctoral dissertation, UAJY].

Mahardhika, Z. M., Hapsari, I. M., & Rajib, R. K. (2024). Urgensi reformasi hukum lingkungan terhadap perubahan iklim di indonesia. Jurnal Kebijakan Pembangunan, 19(2), 235–244.

Marwati, S. (2009). Kajian tentang kandungan logam-logam berharga dalam limbah elektronik (e-waste) dan teknik recoverynya malalui proses daur ulang. Prosiding Seminar Nasional Penelitian, Pendidikan Dan Penerapan MIPA.

Muslimah, M., & Si, S. (2017). Dampak pencemaran tanah dan langkah pencegahan. J. Penelit. Agrisamudra, 2(1), 11-20.

Nggeboe, F., et al. (2016). Undang-undang no. 18 tahun 2008 tentang pengelolaan sampah: Perspektif penerapan sanksi dan peraturan daerah. Jurnal Hukum PRIORIS, 5(3), 265–275.

Nindyapuspa, A. (2018). Kajian tentang pengelolaan limbah elektronik di negara maju dan negara berkembang. Infomatek, 20(1), 41–50.

Oktavilia, S., Putri, P. I., Wahyuningrum, I. F. S., Kistanti, N. R., et al. (2024). Potensi ekonomi sampah. Penerbit NEM.

Pambudi, Y. S., & Adab, P. (2023). Mencapai pengelolaan sampah perkotaan berkelanjutan: Panduan lengkap. Penerbit Adab.

Paminto, A. K., Karuniasa, M., & Frimawaty, E. (2024). Optimization of palm oil biodiesel production: Environmental impact analysis and pome waste utilization. Applied Environmental Science, 2(1), 15–30.

Purwanti, A. A. (2018). Pengelolaan limbah padat bahan berbahaya dan beracun (b3) rumah sakit di rsud dr. soetomo surabaya. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 10(3), 291–298.

Sadah, K., Fuada, S., & Hidayati, N. (2015). Model baru dalam penanganan limbah elektronik di indonesia berbasis integrasi seni. Prosiding SENTIA, 7(1), 1–7.

Shafira, A. R., Wibawa, S., & Aditiany, S. (2022). Ancaman impor sampah ilegal terhadap keamanan lingkungan di indonesia, 2016-2019. Padjadjaran Journal of International Relations, 4(1), 1–19.

Tulus, M. F., et al. (2019). Identifikasi limbah elektronik jenis laptop dan personal computer (pc) melalui jasa perbaikan di kota yogyakarta [Doctoral dissertation, Universitas Islam Indonesia].

Yoga, R. H. A., Suryaningsih, N., Prabowo, A. S., & Simatupang, J. W. (2020). Penanganan limbah elektronik (e-waste) di indonesia berbasis seni dan drop point.

Ita Nur Rahma, Department of Public Health, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia

Nur Salsabila Kamarudin, Postgraduate student, Universiti Malaysia Perlis, Malaysia

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.