HUBUNGAN ANTARA FAKTOR UNSAFE ACTION DENGAN KECELAKAAN KERJA PADA PEKERJA PROYEK KONSTRUKSI DENGAN METODE HIRA (Hazard Identification and Risk Assessment) DI PT X SURABAYA

Authors

  • Siti Khairiah Universitas Airlangga
  • Noeroel Widajati Universitas Airlangga Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.33086/mtphj.v4i2.797

Keywords:

Work Accident, Unsafe Action, Risk

Abstract

Kecelakaan kerja merupakan suatu kejadian yang tidak terduga saat kapan akan terjadi dengan banyaknya penyebab yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja tersebut. Salah satu penyebab terjadinya kecelakaan kerja adalah unsafe action (tindakan kerja tidak aman). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat hubungan antara faktor unsafe action dengan terjadinya kecelakaan kerja pada pekerja proyek konstruksi. Penelitian ini bersifat deskriptif observasional dengan rancang bangun penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 179 responden, namun dilakukan metode sampel secara random sampling dengan (α=0,05) sebanyak 122 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan hasil wawancara yang dilakukan. Variable independent yaitu unsafe action (membuang sampah sembarangan, tidak menggunakan APD, melewati batas aman, tidak mematuhi aturan, melewati batas berat angkat beban, duduk di area yag berbahaya, meletakkan barang sembarangan, bekerja sambil bergurau, kurang pengetahuan, emosi tidak stabil, perilaku tidak baik, posisi yang dipaksakan, kurangnya istirahat, pengoperasian alat tanpa izin). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor duduk dan berdiri di area yang berbahaya merupakan faktor yang memiliki risiko bahaya tinggi terjadinya kecelakaan kerja dengan persentase 64,8% dan memiliki adanya hubungan antara faktor berdiri di area yang berbahaya terhadap kecelakaan kerja. Disarankan pada perusahaan untuk terus meminimalisir penyebab terjadinya kecelakaan pada kondisi lingkungan kerja.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Dipohusodo, I. Manajemen Proyek & Konstruksi. Kanisius. Jogjakarta. 1996.

Moekijat. Manajemen Sumber Daya Manusia (Manajemen Kepegawaian). Bandung: CV. Mandar Maju. 1999.

Ervianto, W. Manajemen Proyek Konstruksi (Edisi revisi). Yogyakarta: Andi. 2005.

ILO (International Labour Organization). Encylopedia of Occupational Health and Safety: Geneva. 1962.

Sugiyono. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta. 2013.

Dewi. Pengaruh Lingkungan Kerja dan Faktor Manusia Terhadap Tingkat Kecelakaan Kerja Karyawan pada PT. Putri Midai Bngkinang Kabupaten Kampar. Jurnal. Riau, Universitas Riau. 2015.

Digma. Pengaruh Tindakan Tidak Aman (Unsafe Act) dan Kondisi Tidak Aman (Unsafe ACTION) Terhadap Kecelakaan Kerja Konstruksi. Jurnal. Surabaya, Universitas Krsiten Petra. 2018.

Ekasari, L.E. Analisis Faktor yang Memengaruhi Kecelakaan Kerja Pada Pengoperasian Container Crane di PT X Surabaya Tahun 2013–2015. The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health, 2017: 6(1): 124–133

Abdon. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Tindakan Tidak Aman (Unsafe Action) pada Pekerja di PT. Kharisma Cakranusa Rubber Industry. Skripsi. Medan, Universitas Sumatera Utara. 2016.

BPJS. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. 2017. Diakses pada tgl 2 April 2019 www.bpjsketenagakerjaan.go.id

Dini. Identifikasi Unsafe Action dan Unsafe ACTION di Lantai Produksi Seng. Jurnal. Medan, Universitas Sumatera Utara. 2017.

Doni. Pengaruh Perilaku Tidak Aman (Unsafe Action) dan Kondidi Tidak Aman (Unsafe ACTION) Terhadap kecelakaan Kerja Karyawan di Lingkungan PT. Freyabadi Indotama. Jurnal. Purwakarta, Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana. 2014.

Karina. Hubungan Antara FAKTOR Pembentuk Budaya keseamatan Kerja Dengan Safety Behavior di PT DOK Perkapalan Surabaya Unit Hull Construction. Jurnal. Surabaya, Universitas Airlangga: 2013: 2(1).

Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 Tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

Putu. Kecelakaan Tenaga Kerja Pada Proyek Konstruksi di Kabupaten Tabanan. Jurnal. Denpasar, Universitas Udayana. 2012: 1(1).

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 1999 Tentang Jasa Konstruksi.

Yusika. Hubungan Personal Factors Dengan Unsafe Actions Pada Pekerja Pengelasan di PT. DOK Dan Perkapalan Surabaya. Jurnal Surabaya, Universitas Airlangga. 2017: 3(1).

Published

2020-09-25

How to Cite

Khairiah, S., & Widajati, N. (2020). HUBUNGAN ANTARA FAKTOR UNSAFE ACTION DENGAN KECELAKAAN KERJA PADA PEKERJA PROYEK KONSTRUKSI DENGAN METODE HIRA (Hazard Identification and Risk Assessment) DI PT X SURABAYA. Medical Technology and Public Health Journal, 4(2), 238 - 249. https://doi.org/10.33086/mtphj.v4i2.797