EVALUASI SISTEM KEWASPADAAN DINI DAN RESPONS DEMAM BERDARAH DENGUE MENGGUNAKAN MODIFIKASI MALCOLM BALDRIGE DI KABUPATEN TRENGGALEK

Authors

  • Abdul Hakim Zakkiy Fasya Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
  • Agus Aan Adriansyah Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
  • Dwi Handayani Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.33086/mtphj.v4i2.1530

Keywords:

DHF, EWARS, Malcolm Balridge, Trenggalek Regency

Abstract

Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) penyakit DBD menjadi sebuah upaya dalam pencegahan dan penanggulangan kasus DBD di Kabupaten Trenggalek. Sayangnya kasus DBD di Kabupaten Trenggalek masih menjadi masalah kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan SKDR DBD menggunakan modifikasi Malcolm Baldrige berupa komponen kepemimpinan, manajemen stratejik, manajemen pengetahuan, fokus sumber daya, manajemen proses dan hasil pelaksanaan SKDR DBD di Kabupaten Trenggalek pada tahun 2017. Penelitian ini merupakan penelitian evaluatif melalui pendekatan kuantitatif dan kualitatif menggunakan rancang bangun penelitian cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Trenggalek melibatkan 37 responden dari Dinas Kesehatan, Puskesmas dan Kader Jumantik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat komponen yang mendapatkan skor rendah yaitu perhatian pimpinan pada insentif petugas, pemahaman kader terhadap rencana stratejik dan target penanggulangan DBD, penggunaan teknologi yang tidak mendukung proses dan tidak dapat memberikan alert, kepuasan kader dalam pelaporan PJB dan kasus DBD serta penurunan angka kasus yang belum mencapai target. Terdapat hambatan pelaksanaan SKDR DBD sehingga pemerintah Kabupaten Trenggalek khususnya Dinas Kesehatan dapat melakukan analisis kebutuhan sistem untuk menunjang pelaporan SKDR DBD berikut dengan analisis penunjang berupa peran kader dan insentif yang diberikan kepada kader maupun petugas yang berprestasi dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kasus dan KLB DBD.

Downloads

Download data is not yet available.

References

RI K. Situasi penyakit demam berdarah di Indonesia tahun 2017. Infodatin Pus Data dan Inf Kementeri Kesehat RI Jakarta Kementeri Kesehat RI. 2018;
Kementrian Kesehatan. Profil Kesehatan. 2016. p. 100.
Jatim D. Profil kesehatan Jawa Timur tahun 2016. Dinas Kesehat Provinsi Jawa Timur Surabaya. 2017;
Kementerian Kesehatan RI. PMK no 949/MENKES/SK/VIII/2004 tentang Pedoman Penyelenggaraan Sistem KEwaspadaan Dini Kejadian Luar Biasa (KLB). 2004. p. 1–23.
Anggraini MP. Gambaran Early Warning Alert Response System (EWARS) di Dinas Kesehatan Kabupaten Trenggalek Tahun 2016. UNIVERSITAS ARILANGGA; 2017.
Gasperz V. All-in-one 150 Key Performance Indicators and Balanced Scorecard, Malcolm Baldrige, Lean Six Sigma Supply Chain Management. Bogor Penerbit Tri-Al-Bros Publ. 2013;
Winengan W. Menakar Penerapan New Public Management dalam Birokrasi Indonesia. J Ilm Adm Publik. 2018;4(1):66–74.
Adnan AB, Siswani S. Peran Kader Jumantik Terhadap Perilaku Masyarakat Dalam Upaya Pencegahan Penyakit Demam Berdarah Dengue (Dbd) Di Wilayah Kerja Kelurahan Tebet Timur Tahun 2019. JUKMAS J Untuk Masy Sehat. 2019;3(2):204–18.
Hamdani D, Virgana RAE. Perancangan Aplikasi Pemetaan Demam Berdarah di Kota Bandung Menggunakan Unified Software Development Process. J Teknol dan Inf. 2019;9(1):37–44.
Sukesi TW, Mulasari SA, Sulistyawati S. Penguatan jumantik di Patukan, Gamping, Sleman. In: Seminar Nasional Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat. 2019. p. 23–8.
Yunita DS. Hubungan antara Pelatihan, Motivasi dan Ketersediaan Fasilitas dengan Partisipasi Jumantik di Kota Blitar. Indones J Public Heal. 2016;11(1):40–50.
Faizah A, Suryawati C, Fatmasari EY. EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM PENGENDALIAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE (P2DBD) DI PUSKESMAS MOJOSONGO KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2018. J Kesehat Masy. 2018;6(5):13–25.
Jannah I, Ridha A, Rochmawati R. Hubungan Pelatihan, Imbalan, Supervisi, dan Motivasi dengan Kinerja Kader Jumantik di Kecamatan Pontianak Timur Kota Pontianak. JUMANTIK J Mhs dan Peneliti Kesehat. 2020;6(2):42–9.
Afriyanty AY, Arso SP, Wigati PA. Analisis Kinerja Pelaksanaan Penyelidikan Epidemiologi Kasus Demam Berdarah Dengue Di Puskesmas Rowosari Kota Semarang Tahun 2017. J Kesehat Masy. 2017;5(4):15–22.
Finazis R, Syahrul F. DESAIN ALAT BANTU PENUNJANG LAPORAN SISTEM KEWASPADAAN DINI DAN RESPONS TINGKAT PUSKESMAS KOTA SURABAYA. Bul Penelit Sist Kesehat. 2018;20(3):105–13.
Masrochah S, Susanto E, Irmawati I. Sistem Informasi Pemantauan Kejadian Luar Biasa (Klb) Demam Berdarah Berbasis Geographic Information System (Gis) Di Kota Semarang. J Ris Kesehat. 2018;5(2):53.
Rini DS. Geographically Weighted Negative Binomial Regression untuk Jumlah Kasus Demam Berdarah Dengue Kabupaten/Kota Provinsi Bengkulu. In: PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika. 2018. p. 736–44.
Wulandhani S, Purnamasari AB, Pratomo RHS. Upaya Pencegahan dan Pengendalian Demam Berdarah Dengue dalam Bentuk Peta Tematik di Kecamatan Rappocini. bionature. 2019;19(2).

Published

2020-09-25

How to Cite

Fasya, A. H. Z., Adriansyah, A. A., & Handayani, D. (2020). EVALUASI SISTEM KEWASPADAAN DINI DAN RESPONS DEMAM BERDARAH DENGUE MENGGUNAKAN MODIFIKASI MALCOLM BALDRIGE DI KABUPATEN TRENGGALEK. Medical Technology and Public Health Journal, 4(2), 109 - 120. https://doi.org/10.33086/mtphj.v4i2.1530