Integrasi Nilai Religius dan Sekuler Pada Lembaga Pesantren, Madrasah dan Sekolah Islam di Indonesia

Authors

  • Wiwid Hadi Sumitro UIN Sultan Syarif Kasim Riau
  • Abu Anwar UIN Sultan Syarif Kasim Riau
  • Helmiati UIN Sultan Syarif Kasim Riau

DOI:

https://doi.org/10.33086/jic.v2i2.1696

Keywords:

Integrasi, Islam, Sains, pesantren, Madrasah, Sekolah

Abstract

The world of education is a very dynamic learning system, always moving according to developments and needs. As we have experienced, Indonesian education has experienced major obstacles, especially the dichotomy problem of education, between religion and the general public. In accordance with the times that Islam and science cannot follow integrated Islamic boarding schools, madrasas and Islamic schools, because the two sciences are complementary. By using the library research method the writer wants to find integration or a close relationship with these two values ​​in Islamic boarding schools, madrasas and integrated Islamic schools in this new normal era. So it is found that several findings these institutions have the same goal in grounding education both Islam and the general public, but different in the forms and models applied in the field.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al-Qattan, Manna’ Khalil. (1996). Mabâhits fî Ulûmil Qur’ân , terj Mudzakir, Bogor: Litera Antar Nusa.

al-Rasyidin dan Samsul Nizar. (2005). Filsafat Pendidikan Islam. Ciputat: PT. Ciputat Press.

Basri, Hasan. (2017). Disorientasi Pendidikan Madrasah di Indonesia dalam jurnal POTENSIA: Jurnal Kependidikan Islam, Vol. 3, No. 1, Januari – Juni.

Darmawati & Parno, (2013). Analisis pengembangan kurikulum berbasis kompetensi (studi kurikulum program studi muamalah jurusan syariah dan ekonomi Islam STAIN Samarinda. dalam Jurnal FENOMENA Vol 5 No 2.

Dawam, Ainurrafiq & Ahmad Ta'arifin, (2004). Manajemen Madrasah Berbasis Pesantren, Jakarta: Lista Fariska Putra,

Fathoni, Muhammad Kholid, (2005). Pendidikan Islam dan Pendidikan Nasional, Jakarta: Departemen Agama RI.

Ghazi, Fachrul. (2012). Pendidikan Multikulturalisme. dalam Jurnal FENOMENA Vol 4 No.2.

Hamalik, Oemar. (2009). Pendekatan Baru Strategi Belajar Mengajar Berdasarkan CBSA, Bandung: Sinar Baru Algensindo.

Hamzah, Syeh Hawib. (2012). Aspek Pengembangan Peserta Didik: Kog-nitif, Afektif, Psikomotorik, dalam Jurnal Dinamika Ilmu, Vol. 12 No. 1.

Hasan, Noorhaidi, (2011). “Islamizing Formal Education: Integrated Islamic School and New Trend in Formal Education Institution in Indonesia” Artikel Online di S. Rajartanam School of International Studies Singapore, Februari.

Hasan, Noorhaidi, (2008). Islamist Party, Electoral Politics and Da’wa Mobilization Among Youth: The Prosperous Justice (PKS) in Indonesia, Artikel Online di S. Rajaratnam School of International Studies Singapore.

Hisyam, Usamah. (2012). Sepanjang Jalan Dakwah Tifatul Sembiring, Jakarta: PT Dharmapena Citra Media.

Ikrom, (2001). Dikotomi Sistem Pendidikan Islam Dalam Paradigma Pendidikan Islam, Semarang: Pustaka Pelajar Fakultas Tarbiyah IAIN Walisonggo.

Ilyasin, Mukhamad. (2006). Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan dan Urgensinya dalam Implementasi otonomi Sekolah, dalam Jurnal Dinamika Ilmu, Vol. 6 No. 1.

Istikomah, Integrasi Ilmu Sebuah Konsep Pendidikan Islam Ideal, dalam Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS), t.tp.

Kaelany, (1992). Islam dan Aspek-Aspek Kemasyarakatan, Jakarta: Bumi Aksara.

Karel A. Steenbrink, (1986). Pesantren, Madrasah, Sekolah, Jakarta: LP3ES The Columbia Encyclopedia (1963) NY & London: Colombia University Press.

Maksum, (1999). Madrasah, Sejarah dan Perkembangannya, Jakarta: Logos Wacana Ilmu.

Mastuhu. (1999). Memperdayakan Sistem Pendidikan Islam, Jakarta: Logos.

Muhaimn. (2004). Wacana Pengembangan Pendidikan Islam, Surabaya: Pustaka Pelajar.

Muliawan, Jasa Unggu. (2005). Pendidikan Islam Integratif. Cet. ke-1. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Nasir, Muhammad. (2015). Kurikulum Madrasah: Studi Perbandingan Madrasah Di Asia, Nadwa: Jurnal Pendidikan Islam, Vol. 9, Nomor 2, Oktober

Pramusinta, Yulia. (2015). Konsep Madrasah dengan Pendekatan Filosofis, AKADEMIKA, Volume 9, Nomor 2, Desember.

Qodir, Zuly. (2009). Gerakan Sosial Islam: Manifesto Kaum Beriman, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Qomar, Mujamil. (2005). Epistemologi Pendidkan Islam,Jakarta: Erlangga.

Setiawan, Agus. (2014). Prinsip Pendidikan Karakter Dalam Islam: Studi Komparasi Pemikiran Al-Ghazali dan Burhanuddin Al-Zarnuji, dalam Jurnal Dinamika Ilmu, Vol 14 No 1.

Suyatno, (2013). Sekolah Islam Terpadu; Filsafat, Ideologi, dan tren baru Pendidikan Islam di Indonesia, Jurnal Pendidikan Islam Volume II, Nomor 2, Desember

Taufik. (2010). Peta Pemikiran Pendidikan Islam Di Indonesia: Telaah Dikotomi Pendidikan, jurnal Hunafa, Vol. 7, No.2, Desember.

Tim JSIT Indonesia, (2013). Membangun Pendidikan Bermutu Melalui Sekolah Islam Terpadu.

Zed, Mestika (2003). Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta : Yayasan Obor Indonesia.

Published

2020-08-29

How to Cite

Hadi Sumitro, W., Anwar, A., & Helmiati. (2020). Integrasi Nilai Religius dan Sekuler Pada Lembaga Pesantren, Madrasah dan Sekolah Islam di Indonesia. Journal of Islamic Civilization, 2(2), 98-107. https://doi.org/10.33086/jic.v2i2.1696