##plugins.themes.bootstrap3.article.main##

ID Budhi Setianto ID Siti Nur Hasina ID Difran Nobel Bistara ID Agus Aan Adriansyah ID Edza Aria Wikurendra ID Akas Yekti Pulih Asih ID Abdul Hakim Fasya ID Dwi Handayani

Abstract


Stunting is a condition in which a child's body fails to grow due to chronic malnutrition so that the child's age is too short. The prevalence of stunting in children under five according to the World Health Organization (WHO) is the country with the third highest prevalence in the Southeast Asia/South-East Asia Regional (SEAR) region, the prevalence of stunting in Indonesia in children under five in 2017 was 36.4% and in 2018 it was 30.8%. One of the stunting preventions can be provided by providing complementary foods from 6-24 months. By holding a workshop related to making complementary foods to prevent stunting, this workshop aims to provide insight to Sidoraharjo residents about the importance of knowledge in compiling complementary foods, and how to make them, as well as preparing the complementary food process. 87.8% and 16.2% increase in knowledge.

Downloads

Download data is not yet available.

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##

How to Cite
Setianto, B. ., Hasina, S. N. ., Bistara, D. N. ., Adriansyah, A. A. ., Wikurendra, E. A. ., Asih, A. Y. P. ., … Handayani, D. . (2024). Workshop on Making MPASI as an Effort to Prevent Stunting in Sukoraharjo Village, Kedamean District, Gresik Regency . Journal of Health Community Service, 4(1), 32–36. https://doi.org/10.33086/jhcs.v4i1.6788
Section
Articles
Malnutrition, Stunting, Breastfeeding, Complementary Foods

References

Al Rahmad AH. 2016. Pemberian ASI dan MP-ASI terhadap Pertumbuhan Bayi Usia 6–24 Bulan. 8–14

Amar MI & Nasrullah N. 2020. Penyuluhan Dan Pembuatan Mp-Asi Lokal Dengan Bahan Dasar Bmc

(Bahan Makanan Campuran) Untuk Balita Pada Kader Posyandu Di Wilayah Kerja Puskesmas

Cikulur Kabupaten Lebak 2019. Disem J Pengabdi Kpd Masy; 2(2):58–63

Arsyati AM, Rahayu YT. 2019. Budaya Pemberian Makanan Pendamping Asi (Mp-Asi) Pada Bayi Usia

Kurang Dari 6 Bulan Di Desa Leuwibatu Rumpin. Hearty; 7(1):9–17.

Dewi Perwito Sari & Asri Wido Mukti. 2020. Pelatihan Pembuatan Kudapan Kaya Nutrisi dan Probiotik

Guna Mencegah Stunting Di Mojokerto. Din J Pengabdi Kpd Masy; 5(1):65–9

Kemenkes RI. 2018. Buletin Stunting. Kementeri Kesehat RI; 301(5):1163–78.

dengan Status Gizi Anak Usia 1-3 Tahun di Kota Padang Tahun 2012. J Kesehat Andalas;

(2):188–90.

Lestiarini S. & Sulistyorini Y. 2020. Perilaku Ibu pada Pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) di

Kelurahan Pegirian. J PROMKES; 8(1):1.

Mufida L, Widyaningsih TD, Maligan JM. 2015. Prinsip Dasar Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI)

untuk

Bayi

Bulan:

Kajian

Pustaka.

Basic

Principles

of

Complementary

Feeding

for

Infant

-

Months:

A

Review.

J Pangan

dan

Agroindustri;

(4):1646–51.

Nuradhiani A, Koerniawati RD, Amaliah L. 2022. Edukasi Cegah Stunting Melalui Mp-Asi Optimal;

:1174–9.

Nurkomala S, Nuryanto N, Panunggal B. 2018. Praktik Pemberian Mpasi (Makanan Pendamping Air

Susu Ibu) Pada Anak Stunting Dan Tidak Stunting Usia 6-24 Bulan. J Nutr Coll; 7(2):45.

Puspita Sari DW. Kelompok Pendamping Makanan Pendamping Asi (Kp-Mpasi) Di Rumah Sehat Anti

Stunting (Rs-As). Int J Community Serv Learn. 2020;4(1):44–51.

Putri PAC, Widarti IGAA, Dewantari NM. 2018. Pola pemberian MP-ASI dan status gizi bayi usia 6-12

bulan. J Ilmu Gizi; 7(4):138–44.

Rahmawati S, Wulan AJ, Utami N. 2021. Edukasi Pemberian Makanan Pendamping Asi (MPASI) Sehat

Bergizi Berbahan Pangan Lokal Sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Desa Kalisari Kecamatan

Natar Lampung Selatan. J Pengabdi Masy Ruwai Jurai; 47–50.

Shofiyah S. 2021. Hubungan Pemberian Makanan Pendamping (Mp) Asi Dini Dengan Status Gizi Pada

Bayi Usia 6-12 Bulan. J Kesehat Samodra Ilmu; 12(1):53–9

Umilasari R, A’yun Q. 2018. Pengenalan Dan Pelatihan Mp-Asi Who di Posyandu. J Pengabdi Masy

IPTEKS; 4(2):147.

Utari H, Fujiana F, Murtilita. 2021. Pemberian Makanan Pendamping Asi Dini Terhadap Kejadian

Stunting Pada Balita: Literature Review. J Proners; 6(2):1–7.

Budhi Setianto, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Siti Nur Hasina, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Difran Nobel Bistara, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Agus Aan Adriansyah, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Edza Aria Wikurendra, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Akas Yekti Pulih Asih, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Abdul Hakim Fasya, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Dwi Handayani, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya